- Sebanyak 56% responden setuju bahwa aturan ambang batas pencalonan presiden yang ketat dapat menghambat seseorang untuk maju sebagai kandidat. Sementara itu, 16% responden tidak setuju, dan 28% memilih untuk tidak menjawab.
- Lebih dari setengah (55%) responden percaya bahwa aturan tersebut mengurangi peluang mendapatkan kandidat yang lebih mengutamakan kepentingan rakyat dibandingkan segelintir elit. Temuan ini menunjukkan bahwa masyarakat sebenarnya dapat diajak melihat sisi negatif dari aturan ambang batas, terutama jika disampaikan melalui narasi yang menekankan kepentingan rakyat.
Persepsi responden tentang aturan ambang batas pencalonan presiden menghasilkan kandidat yang tidak mendahulukan kepentingan rakyat banyak:
